Ganyang Amerika! Save Indonesia!


Kalau tulisan saya ini sedikit berpihak kepada partai dengan berlambang padi dan dua bulan sabit, ya saya minta maaf! Saya memang simpatisan PKS, tapi saya belum berani mengatakan kalau saya ini orang PKS. Kenapa? Ya karena saya masih belum bisa menjadi kader yang baik buat PKS dan takut membuat malu PKS karena kelakuan saya.

Pada waktu munculnya kasus LHI, khususnya Presiden PKS Anis Matta dan pada umumnya kader-kader PKS juga para simpatisannya mengatakan bahwa kasus LHI adalah sebuah konspirasi untuk mengancurkan partai yang mempunyai jargon Bersih, Peduli dan Professional ini, mungkin termasuk juga saya sependapat dengan mereka. Karena saya tahu kerja para kader PKS di daerah saya, saya bisa memberi jempol empat. Tapi itupun tidak mengurangi rasa hormat dan dukungan saya kepada KPK sebagai lembaga yang menangani kasus korupsi. Saya tetap mendukung KPK untuk memberantas kejahatan korupsi yang telah menggerogoti negeri ini entah itu orang dari PKS atau partai lain sebab kejahatan korupsi sangat menyengsarakan rakyat.

Pernah saya baca bahwa konspirasi ini bermula dari Menteri Pertanian dan anggotaKomisi IV PKS yang berniat mengurangi kuota impor sapi dari Amerika Serikat.Pengurangan impor sapi dari Amerika Serikat ini lantaran diduga bercampur dengandaging babi. Disamping itu faktor lain dari pengurangan impor sapi dari Amerika itu menurut saya adalah sebuah tuntutan dari pemberlakuan sistem kuota impor yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian Suswono untuk mengimplementasikan Program Swasembada Daging Sapi tahun 2014 yang bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan hewani asal ternak yang berbasis sumber daya domestik. Dan akhirnya upaya pengurangan impor daging sapi dari Amerika berhasil, ini membuat Amerika marah dan mendesak untuk memperingatkan PKS. Bisa dimaklumi bagaimana Amerika tidak marah di tahun 2013 ini pemerintah berencana memotong impor lebih dari 30% bagi sapi hidup dan 6% bagi daging sapi dan ini pula yang menyebabkan Amerika melaporkan Indonesia ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) bahwa Indonesia telah membatasi perdagangan hewani dan hayati.

Tapi tidak saya pungkiri, yang jelas harga daging sapi di Indonesia jadi melambung tinggi dan memang benar harga daging sapi negeri kita menjadi yang termahal di dunia. Saya akui juga karena daging impor itu pula banyak orang-orang yang diuntungkan dan juga penyediaan daging untuk konsumen dapat terpenuhi dengan cepat, misalkan saja seperti itu. Tapi dari pandangan saya yang lain, daging impor juga membuat harga daging sulit untuk dikontrol dan tidak mungkin juga diturunkan karena biaya yang lain menjadi tinggi, dan pada akhirnya harga dibebankan kepada pembeli selaku sebagai konsumen. Bisa saya katakan bangsa kita hanya menjadi bangsa konsumtif.

Dan saya melihat tujuan pemerintah dengan sistem kuota impor itu tampaknya ada sedikit harapan bangsa ini bisa mandiri dan berdaulat dibidang pangan, walaupun hanya sebatas daging sapi mengapa tidak? Impor membuat masyarakat Indonesia menjadi pemalas dan bodoh yang hanya menjadi alat keuntungan bagi negara-negara besar seperti Amerika. Dan menurut saya swasembada lebih baik yang juga akan menekan nilai import dan swasembada pula yang akan mengembalikan kejayaan petani, peternak dan pedagang dalam negeri. Mengutip pepatah Arab mengatakan “man lam yamlik qutah lam yamlik qararah..” Siapa yang tidak bisa memenuhi kebutuhan pokoknya sendiri, maka dia tidak akan bisa menentukan jalan hidupnya… apalagi berhubungan dengan negara dan umat. Ya memang untuk menjadi bangsa yang mandiri itu sangat sulit. Anggap saja harga daging sapi saat ini yang menjadi termahal di dunia adalah kesulitan bangsa kita menuju kemandirian bangsa.

Jadi kalau sistem kuota sapi bertujuan untuk kemandirian bangsa dan kejayaan peternak dalam negeri, saya berani mengatakan apabila Amerika marah “GANYANG AMERIKA! SAVE INDONESIA! BERSAMA…PKS”. Kenapa sama PKS? Ya karena menterinya dari PKS dan saya lihat selama ini cuma PKS yang berani melawan Amerika dan membuat Amerika marah. Keren kan? Gak jadi beli kok marah, Pembelikan Raja!!!!

Tapi tetep saya juga akan mengatakan “GANYANG KORUPTOR! SAVE INDONESIA BERSAMA…KPK”. Entah itu koruptor dari PKS atau dari partai lain pokoknya ganyang semua. Tapi untuk saat ini meskipun PKS tersandung masalah karena kasus LHI, saya masih percaya dengan kinerja PKS daripada partai lain.

Sudah saya posting di Kompasiana.Com tanggal 24/02/2013

About ahmadchoem

Like as Kepompong (Cocoon). Why? because I think a cocoon is a symbol of patience and hard fighters.

Posted on 28/02/2013, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: